Wow, Inilah Fakta Tempe yang Wajib Diketahui Publik

Wow, Inilah Fakta Tempe yang Wajib Diketahui Publik

Tempe lebih baik dimakan langsung karena gizinya masih lengkap. Namun dengan catatan diproduksi secara higienis.

Sekjen Forum Tempe Indonesia, Dadi H Maskar mengatakan kedelai di tempe sudah matang sehingga bisa dimakan langsung. Kendala UKM tempe sekarang adalah masalah higienis-nya yang masih perlu pembinaan.

“Forum terus mengedukasi agar produksi tempe aman dan higienis,” kata Dadi dalam kuliah tamu mahasiswa Jurusan Gizi bertema Tempe, Makanan Tradisional Berkelas Internasional di FK Universitas Brawijaya (UB), Jumat (9/12/2016).

Jumlah UKM tempe pada 2008 mencapai 115.000. Data ini belum termasuk industri turunannya, seperti keripik tempe, warteg, penjual gorengan, dan sebagainya.

Berdasarkan survei ekonomi nasional pada 2009, tempe memenuhi 30-40 persen protein warga Indonesia. Menurutnya, mengonsumsi tempe hampir setara dengan daging dan ikan. Namun harga tempe lebih terjangkau.

Dia menyarankan UKM tempe membentuk olahan tempe. Tujuannya meningkatkan nilai jual tempe agar bisa di-ekspor

“Tempe kan makanan fresh. Kalau dibuat olahan, waktunya lebih lama,” tambahnya.

Sementara itu, dosen jurusan Gizi FK UB, Iva Tsalissavtina SGz MPH menyatakan sudah banyak penelitan tentang tempe yang masih bisa dikembangkan. Makanan tradisional itu memiliki zat gizi yang berkorelasi dengan kesehatan, seperti menurutnkan kolesterol.

“Jika mengonsumsi tempe 150 gram  selama dua pekan, bisa menurunkan kolesterol. Asalkan tempenya dikukus,” kata Iva.

sumber: http://suryamalang.tribunnews.com/2016/12/09/wow-inilah-fakta-tempe-yang-wajib-diketahui-publik

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *