Tarif KA Ekonomi Tak Jadi Naik, PT KAI tanggung subsidi

Tarif KA Ekonomi Tak Jadi Naik, PT KAI tanggung subsidi

Tarif KA Ekonomi Tak Jadi Naik, PT KAI tanggung subsidi – Keputusan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sangatlah tepat, dalam membatalkan kenaikan tarif KA Ekonomi bersubsidi untuk jarak jauh maupun sedang. Pengambilan keputusan ini rencananya akan diberlakukan mulai 1 Januari 2018.

Diharapkan dengan keptusan tersebut pelanggan bisa puas akan pelayanan naik kereta api bersubsidi. ” dengan pembatalan kenaikan tarif tersebut sebenarnya KAI menanggung biaya selisih harga yang ditetapkan para Peraturan Menteri (Permen) Nomor 35 Tahun 2016 dengam Permen Nomor 42 Tahun 2017 ” ungkap Direktur Utama KAI Edi Sukomoro, dilansir dari Liputan6.com ( 05/10/17 ).

Edi juga menambahkan “Mengenai selisih tarif yang ada, maka KAI akan menutupi kekurangann, jadi ini bentuk diskon dari kami,” saat ditemui di Jakarta Railways Centre (JRC), Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Pada tahun sebelumnya KAI sudah menanggung selisih harga untuk kereta bersubsidi untuk periode 1 Juli-31 Desember 2017. Untuk kedepanya per 1 Januari 2018 tarif ini akan menjadi tanggungan PT. KAI untuk yang kedua kalinya. Namun demikian tidak akan berdampak buruk bagi perusahaan secara umumnya.

Bisa diketahui dalam Permen 42 Tahun 2017 mulai diberlakukan per Juli 2017. Akhirnya PT. KAI telah membatalkan penyesuaian tarif pada permen tersebut. Menurut Edi “Untuk yang periode Juli sampai Desember 2017 ini lost oportunity yang ditanggung KAI itu sekitar Rp 30 miliar,”.

“Dengan menanggung seperti ini, kami tidak rugi, kan penghasilan perusahaan selain dari angkutan penumpang, masih ada dari angkutan barang dan non angkutan,” ujar Edi.

Terlihat pada tahun 2016 KA kelas ekonomi mengangkut 33 juta penumpang, sedang pada tahun 2017 jumlah penumpang bertambah menjadi 37,5 juta penumpang yang menggunkan KA kelas ekonomi bersubsidi.

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *