Rahasia Plecing Kangkung

Rahasia Plecing Kangkung

Di depan SD 3 Bagek Polak, Lombok Barat, ada sebuah warung tempat anak-anak sekolah jajan. Salah satu makanan yang dijual adalah plecing kangkung.

Kudapan

Meskipun agak pedas, anak-anak di Lombok suka menyantap plecing kangkung. Plecing kangkung dimakan sebagai kudapan atau untuk sayuran ketika makan nasi.

Bagi masyarakat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, plecing kangkung, sudah menjadi makanan sehari-hari. Kudapan ini hampir selalu tersedia pada saat makan, untuk melengkapi lauk dan nasi.

Bahkan, ayam goreng atau ikan goreng yang biasanya disajikan bersama sambal dan lalap, kalau di Pulau Lombok, biasanya dipadu dengan plecing kangkung.

Begitu terkenalnya pelecing kangkung, sehingga banyak wisatawan domestik penasaran dan ingin mencoba masakan ini.

Kangkung Air

Plecing kangkung dibuat dari bahan utama kangkung air. Sayur kangkung direbus dan disiram dengan sambal plecing dan ditambah bumbu urap yang terbuat dari parutan kelapa yang telah dibumbui dan dikukus.

Plecing kangkung disajikan dengan tambahan sayuran, seperti taoge, kacang panjang, kacang hijau yang sudah direndam namun belum berkecambah, dan kacang tanah goreng.

Sebelum siap disantap, sambal plecing dan bumbu urap ini terlebih dulu dicampur dengan kangkung dan sayuran lainnya. Sss.. hah! Sedikit pedas, tetapi nikmat untuk kudapan.

Rahasianya

Apa, sih, rahasia plecing kangkung khas Lombok? Konon, rahasianya terletak pada kangkung dan sambalnya.

Kangkung yang digunakan untuk pelecing adalah kangkung air. Kangkung ini lebih empuk dibanding kangkung darat biasa.

Sedangkan sambalnya menggunakan terasi khas Lombok yang sering disebut terasi lengkare. Terasi ini rasanya lebih gurih dan manis. Terasi ini digunakan untuk bumbu membuat sambal plecing, juga untuk membuat bumbu urap.

Sambal plecingnya dibuat dari tomat, cabai rawit, garam, gula pasir, terasi lengkare, dan diberi air jeruk limau.
Sedangkan bumbu urap dibuat dari parutan kelapa yang telah dibumbui dengan garam, bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, gula merah, ditambah terasi lengkare, lalu dikukus.

Kalau mau sambal pelecing yang pedas, tinggal tambahkan cabai rawitnya.

Tapi, kamu harus siap-siap ssss… haaaah!

sumber : http://kidnesia.com/Indonesiaku/Teropong-Daerah/Nusa-Tenggara-Barat/Seni-Budaya/Rahasia-Plecing-Kangkung

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *