Punden Mojorejo

Punden Mojorejo

Salah satu cagar budaya di Kota Batu yang mungkin belum banyak dikenal oleh masyarakat luas adalah Situs Mojorejo. Masyarakat sekitar lebih akrab dengan menyebutnya Punden Mojorejo atau Punden Mbah Joyo Slamet, Ngalamers.

Punden Mbah Joyo Slamet terletak di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Situs ini berada di lereng bukit Wukir yang dibelah oleh jalur Sungai Brantas. Jika Ngalamers berangkat dari arah Kota Malang, setelah sampai di pertigaan Pendem beloklah ke arah Karangploso, hingga pertigaan ke kiri sebelum jembatan Sungai Brantas. Ikuti terus jalan aspal sejauh sembilan ratus meter. Lokasi Punden Mojorejo berada di sebelah kiri jalan.
Di Punden tersebut tumbuh mejulang tinggi sebuah pohon jambu hutan. Menurut salah satu sumber referensi disebutkan, di situs tersebut banyak ditemukan batu andesit yang diperkirakan komponen bangunan candi dan telah mengalami keruntuhan. Selain temuan bebatuan andesit, di Situs Mojorejo juga ditemukan beberapa batu bata kuno.
Mengamati sisa-sisa yang ada, bangunan tersebut merupakan sebuah bangunan candi dari bata merah, sementara pondasinya dari batu andesit. Jika diukur menggunakan GPS dengan accuracy 8 m, Situs Mojorejo ini berada pada ketinggian 643 m di atas permukaan laut.

Usaha ekskavasi yang dilakukan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan tahun silam masih terlihat bekas-bekasnya, berupa galian di bagian utara tumpukan batu yang hingga saat ini belum ditimbun kembali. Sisa-sisa balok batu ini bagaikan puzzle yang jauh dari lengkap Ngalamers, mungkin mustahil untuk dipertautkan lagi sehingga dapat dilihat bentuk asalnya.

Kawasan Malang Raya sudah tercatat dalam sejarah sejak 1250 tahun silam, dimulai pada masa kejayaan Kerajaan Kanjuruhan hingga Kerajaan Singosari. Beberapa situs peninggalan masa lampau tersebut kini tampak masih relatif utuh dan terawat, namun banyak juga yang hanya tersisa sebagai reruntuhan dalam kondisi memprihatinkan.

Namun bagaimana pun keadaannya, situs ini adalah jejak-jejak peradaban yang tetap harus dikenal, dipelihara dan dilestarikan, Ngalamers.
Sumber & Foto: pilarsulut, shining-batu, hurahura.wordpress

sumber : http://halomalang.com/peta-malang/detail/punden-mojorejo

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *