Foto: Awan Selimuti Penampakan Supermoon di Kota Malang

Foto: Awan Selimuti Penampakan Supermoon di Kota Malang

Supermoon. Purnama di atas langit Kota Malang beberapa saat lalu. Sayang sekali ketika fase puncak, awan tipis menutup pendar cahayanya. Penampakan bulan terlihat jelas sekitar pukul 23.00 WIB Senin, 14/11/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

Fase puncak purnama ‘Supermoon’ 14 November 2016 telah terlewat beberapa jam lalu Ngalamers. Lantas, seperti apa penampakan bulan yang sedang dalam posisi terdekat dengan bumi (perigee) ini di wilayah Malang?

Kami coba mengamati dari beberapa titik kota: Araya-Blimbing, Bundaran Tugu & sekitaran Alun-alun Merdeka. Rupanya mendung tipis menghalangi purnama untuk dipotret, saat awal hingga fase puncak pukul 20.52 WIB. Bahkan hingga 1 jam setelahnya, Ngalamers.

Sebagai pengamat awam, kita akan sulit mebedakan antara Supermoon dengan Purnama biasa (Foto: W.Arief/Halomalang)

Saat fase tersebut bulan melewati perigee (jarak terdekat bulan-bumi) yakni 356.520 Km. Perbedaan dengan purnama biasa adalah kali ini terlihat 14% lebih besar, dan 30 % lebih terang. Bahkan, pihak NASA menyebut posisi purnama kali ini yang terdekat (terbesar) pada abad 21.

Tapi pengamat awam akan sulit membedakannya. Hanya ilusi optik dan sugesti umum yang membuat mata manusia akan melihat ukuran bulan ‘lebih besar’ secara relatif, tergantung pada benda-benda di sekitaran obyek. Supermoon adalah proses ketika Bulan yang sedang dalam fase penuh atau purnama berada di lintasan orbit elips terdekat dengan Bumi.

Kawasan pertokoan Sarinah Kota Malang dengan purnama ‘Supermoon’ di atasnya. Senin, 14/11/2016. (Foto: W.Arief/Halomalang)

Kejadian seperti ini pernah berlangsung pada 1948, dan akan terulang pada 26 November 2034. Bagaimana hasil pengamatan Ngalamers? Silakan berbagi…

sumber : http://halomalang.com/news/foto-awan-selimuti-penampakan-supermoon-di-kota-malang

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *