Agar Adil, Pebisnis di Medsos Juga Harus Dikenakan Pajak E-Commerce

Agar Adil, Pebisnis di Medsos Juga Harus Dikenakan Pajak E-Commerce – Pemerintah Indonesia telah lama memperlakukan npajak E-Comerce, namun tidak semua pebisnis terbebani pajak yang satu ini. Diantaranya para pelaku bisnis dimedia sosial ( medsos).

Rencana pemerintah untuk melakukan pungutan pajak kepada pelaku usaha yang menjual produknya melalui e-commerce diharapkan juga diberlakukan kepada pebisnis di media sosial (medsos) ” tutur Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (iDEA), Aulia Ersyah Marinto, dilansir Kompas.com ( 06/10/17 ).

Ada sesuatu yang harus dipertimbangkan. Hal ini dilakukan agar adanya keadilan dalam berbisnis dan tidak hanya membidik pelaku usaha di marketplace saja, tambahnya.

Aulia yang juga sebagai CEO Blanja.com saat acara diskusi di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (4/10/2017) juga menambahkan “Aturannya harus menjangkau semua media, jangan cuma bahasanya marketplace saja. Dia (pajak) harus diberlakukan untuk e-commerce platform, marketplace dan media lain. Media lain itu media sosial,”

Untuk kedepanya akan semakin banyak lagi orang yang melakukan bisnis menggunakan media sosial, hal ini juga patut dipertimbangkan untuk menangani dampak buruknya nanti, tuturnya.

“Jangan hari ini cuma berpikir Instagram dan Facebook. Kira-kira kalau muncul lagi 3 tahun lagi yang baru bagaimana. Pemiliknya saja pemerintah enggak kenal, kalau pemilik marketplace pemerintah tahu,” jelasnya.

Pihaknya sendiri sangat mengapreasiasi kinerja pemerintah, yang melakukan penambahan pendapatan negara dari sektor pajak. Terlebih pada aturan e-comerce dibuat karena realisasi pajak pemerintah berada dibawah target.

“Kita masih berpikir sama-sama dengan berbagai stakeholder, bagaimana caranya menarik pajak untuk medsos. Tentunya pemerintah lebih tahu. Jadi banyak hal yang harus didiskusikan. Jadi bukan soal kita keberatan,” mengakhiri penjelasanya.

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *