5 Filosofi Kehidupan yang Selalu Bikin Orang Jawa Itu Istimewa

5 Filosofi Kehidupan yang Selalu Bikin Orang Jawa Itu Istimewa

Masyarakat Jawa punya nilai-nilai filosofi dalam menjalani kehidupannya. Setiap hal selalu punya makna yang dalam sehingga sesuatu yang kecil dan tak berarti pun jadi istimewa bagi masyarakat Jawa. Ini juga yang melatar belakangi kehidupan keluarga Jawa begitu akrab, hingga orang-orang jadi tertarik dan bisa berbaur di tengah-tengah masyarakat Jawa. Bahkan orang Jawa yang merantau ke tempat lain bisa bertahan dan hidup harmonis dengan warga setempat. Nah jika kamu penasaran kenapa bisa begitu, ini dia rahasia kenapa orang Jawa selalu istimewa.

1. Ramah tamah kepada siapapun.

Sepertinya keramahan orang Jawa sudah terkenal seantero Indonesia. Sifat kalem orang Jawa ini menjadi modal utama untuk dekat dengan orang-orang di sekitarnya. Ditambah lagi keramahan yang tetap terjaga di dalam keluarga dan masyarakat sekitarnya. Jadi gak salah dong kalo orang Jawa itu bisa sangat akrab satu sama lain karena ramah dan menyenangkan hati. Kamu akan mendapatkan perlakuan senyum dan anggukan kepala saat melewati orang Jawa yang sedang duduk sambil melempar kata pamungkas, “monggo”.

2. Norma kesopanannya yang dijaga kuat.

Kamu yang pernah tinggal di kota dengan mayoritas penduduk orang Jawa pasti bakal akrab banget dengan norma kesopanan yang sangat kuat. Lihat saja dari cara mereka berbicara dan memilih kosakata. Orang Jawa punya banyak kasta dalam bahasanya dan sampai saat ini masih tetap dilestarikan. Orang yang lebih muda jika berbicara kepada orang yang lebih tua menggunakan bahasa Jawa Krama Inggil yang lebih sopan. Sedangkan untuk yang seumuran bisa menggunakan bahasa Jawa yang lebih fleksibel. Nah, jadi antara orang tua dan yang lebih muda tetap merasa dihargai hanya dengan cara penggunaan tata bahasa yang tepat.

Baca Juga: Anak Medan yang Merantau di Jawa Pasti Pernah Dapat Pertanyaan Ini

3. Suka melakukan hal bersama dan gotong royong.

Untuk terus hidup dalam kebersamaan, orang Jawa gemar melakukan hal bersama. Bergotong royong membangun peradaban yang lebih baik. Ini adalah ajaran dalam filosofi Jawa “guyub agawe santosa”. Kamu bisa lihat setiap beberapa bulan pasti setiap kampung akan melakukan bersih desa, kerja bakti, atau kegiatan kemasyarakatan bersama lainnya. Jadi orang Jawa itu gemar melakukan hal bersama dan suka keramaian. Makanya dalam tradisi Jawa kita sering menemukan beragam acara adat dan ritual kebudayaan yang melibatkan ratusan orang.

EDITORS’ PICKS

7 Anak Biasa yang Sanggup Mengubah Dunia Melalui Karyanya
8 Negara Ini Merasa Belajar Bahasa Indonesia Itu Penting, Masa Kamu Gak?
Tahu Gak Kenapa Cewek Justru Terlihat Lebih Menarik Saat Memasuki Usia 30-an?
4. Makan gak makan asal kumpul.

Ini dia salah satu ajaran budaya Jawa yang membuat masyarakatnya memperhatikan kepentingan bersama. Jadi intinya, kumpul bersama keluarga dan sanak saudara jauh lebih berharga dan penting daripada sesuap nasi. “Mangan ra mangan sing penting ngumpul” menjadi meluas ke ranah yang lain. Ini jadi panduan masyarakat Jawa untuk mementingkan urusan keluarga daripada urusan pribadi.

5. Alon alon waton kelakon.

Sumber Gambar: gndhokkulon.com
Kalau kamu lihat hidup orang Jawa itu terlihat santai dan ngoyo, itu karena mereka punya prinsip alon-alon waton kelakon yang artinya pelan-pelan yang penting kesampaian. Artinya dalam hidup, mereka menjalaninya dengan kesederhanaan karena inti dari kebahagiaan hidup terletak dari kenikmatan saat menjalaninya. Kekayaan tidak selalu menjamin kebahagiaan jadi tidak perlu tergesa dan berambisi meraihnya. Hal ini membuat mereka fokus pada apa yang mereka saat ini seperti keluarga, kerabat, dan hal-hal sederhana yang mereka punya tanpa memusingkan sesuatu yang belum mereka miliki.

Itulah beberapa rahasia kenapa orang Jawa bisa akrab, guyub dan rukun. Kerukunan serta rasa saling memiliki inilah yang membuat ikatan orang Jawa selalu kuat sepanjang masa tanpa iri, dengki, atau hal lain yang sering menimbulkan perpecahan.

sumber : https://life.idntimes.com/inspiration/riza-dian-kurnia/ciri-khas-karakteristik-orang-jawa-keluarga-jawa-yang-awet/full

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *