Wow, Pajak Penerangan Jalan Capai Rp 3,4 Miliar Per Bulan

Wow, Pajak Penerangan Jalan Capai Rp 3,4 Miliar Per Bulan

Penghasilan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang dari sektor pajak penerangan jalan (PPJ) cukup besar. Instansi yang dulunya bernama dinas pendapatan daerah (dispenda) itu menerima pajak sebesar Rp 3,4 miliar per bulan.

 

Dana itu berasal dari masyarakat yang disetorkan ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui pembayaran rekening listrik. ”Melalui rekening listrik, kami merekap dan menyetorkannya kepada pemerintah,” ujar Manajer PT PLN Area Malang Joyce Lanny, usai penandatanganan perpanjangan memorandum of understanding (MoU) dengan BP2D di Balai Kota Malang, Selasa (7/3).

Joyce menyatakan, PLN hanya memfasilitasi pembayaran PPJ saja. ”Itu sudah tercantum di komponen rekening listrik,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala BP2D Kota Malang Ir H. Ade Herawanto MT menyatakan, perpanjangan MoU dilakukan karena ada perubahan nama dari dispenda menjadi BP2D. ”Esensinya tetap pada pembayaran PPJ,” kata Ade.

Selain pergantian nama instansi, kata Ade, perpanjangan MoU diperlukan karena besarnya sumbangan PPJ untuk pendapatan asli daerah (PAD). ”Kontribusinya sangat besar. Per bulannya sekitar Rp 3,4 miliar,” kata Ade. ”Setahun sudah berapa itu, lumayan besar,” tambah mantan Kabag Humas Setda Kota Malang tersebut.

BERITA TERKAIT
  • Inilah Sanksi Bagi Pelaku Usaha yang Hindari Pajak

  • Reevaluasi Aset dan Pajak ‘Bukan’ Momok Bagi Wajib Pajak

  • Nunggak Rp 7 M, 28 Rekening Wajib Pajak Diblokir

  • PLN Bisa Atur Keringanan Pembayaran

Pendiri d’Kross Community itu berharap, perpanjangan MoU mampu mengamankan pajak penerangan jalan. ”Minimal dana itu aman, tidak bocor di sana-sini,” kata pejabat yang juga promotor tinju tersebut.

Sementara itu, pada waktu yang bersamaan juga dilakukan MoU antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan Bank Jatim sebagai bank yang memfasilitasi pembayaran pajak. ”Kemudahan ini untuk mengakomodasi para wajib pajak (WP) yang terjebak keterbatasan waktu, jarak, dan kesibukan. Mereka (WP) pun masih bisa membayar pajak,” terangnya.

Ada tujuh jenis pajak daerah yang dapat dibayarkan melalui rekening Bank Jatim. Yakni pajak hotel, restoran, pajak hiburan, reklame, parkir, pajak air bawah tanah (ABT), dan pajak penerangan jalan.

Mekanismenya, WP melakukan pembayaran melalui e-banking dan transfer ke rekening BP2D dengan mencantumkan nama, alamat, nomor pokok wajib pajak daerah (NPWPD), serta masa pajaknya. Setiap jenis pajak masing-masing disediakan nomor rekeningnya. (fis/c2/dan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *