Sudah Datangkan dari Makassar, Tapi Harga Cabai di Kabupaten Malang Masih Mahal, Ini Penyebabnya

Sudah Datangkan dari Makassar, Tapi Harga Cabai di Kabupaten Malang Masih Mahal, Ini Penyebabnya

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Malang memantau harga cabai dua kali dalam sepekan. Pemantauan dilakukan di 20 pasar besar di Kabupaten Malang untuk memastikan ketersediaan bumbu dapur ini di pasaran.

“Kami pantau setiap Senin dan Kamis. Kami umumkan kepada masyarakat lewat media pada keesokan harinya,” tutur Hasan Tuasikal, Kabid Perdagangan, Disperindagsar Kabupaten Malang, Selasa (21/2/2017).

Dari hasil pemantauan, harga cabai fluktuasi dari harga Rp 118.000 per kilogram (Kg) sampai Rp 120.000 per Kg. Harga ini stabil sejak dua minggu lalu. Menurut Hasan, tingginya harga cabai karena pasokan yang sangat terbatas.

Sebebarnya beberapa pedagang sudah mendatangkan cabai dari Makassar, Sulawesi Selatan. Harganya pun di patok murah, yaitu di bawah Rp 100.000 per Kg. Namun, pasokan cabai tersebut tidak bisa menurunkan harga di Kabupaten Malang.

“Faktornya karena pasokan dari Sulawesi juga terbatas. Tidak sebanding dengan kebutuhan pasar. Apalagi kondisi ini terjadi secara nasional, bukan hanya di Kabupaten Malang,” ujar Hasan.

Hasan menambahkan harga cabai diserahkan sepenuhnya ke mekanisme pasar. Cabai tidak termasuk dalam komoditi yang diawasi. Karena itu pemerintah tidak bisa mematok harga cabai.

“Kalau pasokannya sedikit, pasti harganya akan naik. Itu sudah hukum pasar. Kami tidak bisa intervensi karena cabai tidak seperti sembako,” tambahnya.

Berkurangnya pasokan cabai tidak lepas dari faktor cuaca. Cuaca ekstrem selama ini dianggap mengganngu produksi cabai. Akibatnya sentra cabai di Kabupaten Malang, seperti di Ngantang, Karangploso, Wajak, dan Poncokusumo tidak bisa mencukupi kebutuhan.

sumber: http://suryamalang.tribunnews.com/2017/02/21/sudah-datangkan-dari-makassar-tapi-harga-cabai-di-kabupaten-malang-masih-mahal-ini-penyebabnya

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *