Stasiun Kota Baru Dipisah

Stasiun Kota Baru Dipisah

MALANG KOTA – Stasiun Kotabaru bakal berganti wajah, 2017 mendatang. Nantinya, stasiun yang masuk wilayah Kecamatan Klojen, Kota malang ini akan terbagi dalam dua bangunan/area yang melayani rute berbeda.

Konsep baru Stasiun Kotabaru ini dijelaskan oleh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VIII Surabaya Suprapto, kemarin (12/7). ”Stasiun akan terbagi menjadi dua. Bangunan lama dan bangunan baru,” kata pria asal Bandung tersebut.

Bangunan lama adalah wujud Stasiun Kotabaru yang selama ini dikenal masyarakat. Lokasinya di sisi barat kompleks stasiun, atau menghadap Jalan Trunojoyo.

PT KAI tidak melakukan perubahan pada bangunan lama. Sebab, bangunan ini termasuk dalam cagar budaya yang harus dipertahankan bentuk aslinya. ”(Bangunan) stasiun lama ini untuk perjalanan jarak dekat,” ujar Suprapto.

Sementara untuk bangunan kedua, akan didirikan di sisi utara kompleks stasiun. Atau menghadapi ke Jalan Panglima Sudirman. Nah, bangunan baru ini nantinya akan melayani rute-rute jauh, seperti Malang-Jakarta.

Dua bangunan ini memang terpisah. Namun tetap terkoneksi satu sama lain. ”Akan ada semacam flyover yang akan menjadi penghubungnya,” jelas Suprapto. Dengan konsep ini, arus penumpang di dalam Stasiun Kotabaru bisa lebih teratur.

Selain itu, PT KAI juga akan membangun tempat parkir yang representatif. Harus diakui, parkir yang ada saat ini terkesan kumuh dan memakan ruas Jalan Trunojoyo.

Suprapto mengatakan, proyek revitalisasi Stasiun Kotabaru dijadwalkan rampung sebelum tutup tahun 2017. Proyek ini menjadi salah satu prioritas PT KAI. Alasannya, jumlah penumpang di Stasiun Kotabaru mengalami peningkatan signifikan dari waktu ke waktu. ”Stasiun Malang kami dahulukan karena sudah urgent. Malang menempati posisi tiga jumlah penumpang terbanyak (untuk wilayah kerja Daops VIII),” ujar dia.

Selama momen Lebaran ini, Stasiun Kotabaru melayani 35 ribu penumpang per hari. Meningkat tajam bila dibandingkan dengan periode normal yang ’hanya’ sekitar 20 ribu penumpang per hari.

Lantas, berapa alokasi dana untuk proyek revitalisasi Stasiun Kotabaru ini. Suprapto mengatakan, pihaknya belum bisa mengungkapkannya sekarang.

Sebab, rencana revitalisasi ini masih masuk tahapan DED (detail engineering design). ”Yang jelas jumlahnya cukup besar. Nanti kalau DED selesai, baru akan kita sampaikan. Karena akan kami lelang juga,” tambah Suprapto. (iik/c1/muf)

sumber : http://radarmalang.co.id/stasiun-kota-baru-dipisah-40642.htm

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *