Serba-Serbi Bendera Merah Putih Indonesia

Serba-Serbi Bendera Merah Putih Indonesia

1. Makna Merah Putih

Warna merah melambangkan berani atau dengan raga, sedangkan warna putih melambangkan kesucian atau dengan jiwa. Sehingga berani dan suci melambangkan bendera secara fisolofis, sedangkan pengertian secara luas meliputi jiwa dan raga.

2. Pengibaran Merah Putih Pertama Kali

Pada saat pembacaan teks proklamasi oleh Pak Karno pada tanggal 17 Agustus 1945, pertama kali dikibarkannya bendera Merah Putih. Menggunakan tiang bambu sebagai penyangganya yang diletakkan di halaman belakang rumah Presiden. Ibu Fatmawati yang menjahit bendera pertama kali ini.

3. Sejarah Bendera Merah Putih

Jaman kerajaan Majapahit sudah mengenal bendera Merah Putih, karena pada saat hari kebesaran atau upacara, mereka menggunakan bendera tersebut sebagai panji atau pataka. Pada jaman kerajaan Kediri, mereka menuliskan Jayakatwang menggunakan umbul-umbul warna merah putih saat berperang dengan Raden Wijaya.

4. Nama lain Bendera Merah Putih

Terdapat tiga macam nama dan penggunaannya yang berbeda, antara lain:

– Bendera Pusaka adalah bendera yang pertama kali dikibarkan pada saat proklamasi kemerdekaan dan terakhir dikibarkan pada tahun 1968 karena sudah rapuh.

– Sang Saka Merah Putih merupakan julukan secara hormat pada bendera Merah Putih Indonesia.

– Sang Dwiwarna/ Sang Merah Putih adalah sebutan untuk bendera Republik Indonesia yang berkibar saat upacara bendera.

5. Ukuran dan Bahan Bendera Merah Putih

Penggunaan ukuran 200cm x 300cm untuk bendera di lapangan Istana Kepresidenan, 100cm x 150cm untuk bendera dalam ruangan, 36cm x 54cm diletakkan di mobil Presiden/Wakil Presiden, 30cm x 45cm di mobil pejabat, dan 3cm x 5cm di seragam sekolah. Sedangkan bahannya diambil dari sutera Jepang karena kualitasnya yang baik untuk membuat bendera di berbagai negara. Untuk saat ini bendera yang terbuat dari sutera disimpan di Istana Negara.

6. Aturan Penggunaan Bendera Merah Putih

Aturan yang tertulis dalam mengibarkan bendera Merah Putih tertuang pada Pasal 33 UUD 1945 dan UU No. 24 tahun 2009 serta PP No. 40 tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia.

Pengibaran bendera yang umum pada tanggal 14-20 Agustus di setiap rumah di Indonesia. Sedangkan untuk kantor, sekolah, perbatasan, dan instansi pemerintah harus mengibarkannya setiap hari.

Bendera Merah Putih juga umumnya digunakan sebagai penutup peti pembawa jenazah Presiden, Wakil Presiden, mantan Presiden, mantan Wakil Presiden, anggota lembaga negara, menteri/pejabat setara menteri, kepala daerah, anggota DPR, anggota DPRD, kepala perwakilan diplomatik, anggota TNI, anggota polisi, dan warga negara yang berjasa bagi bangsa dan negara.

sumber : http://emangmantep.com/category/indonesia-mantepedia/page/2

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *