Provinsi Inklusi, Siswa Pendidikan Khusus Tidak Dikenakan Biaya

Provinsi Inklusi, Siswa Pendidikan Khusus Tidak Dikenakan Biaya

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan, siswa yang menempuh pendidikan khusus tidak dikenakan biaya apapun.

“Mulai tahun kemarin Jatim mendeklarasikan diri sebagai provinsi inklusi. Karena itu, anak berkebutuhan khusus baik di Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun di sekolah inklusi juga akan digratiskan,” terang Saiful Rahman, Kepada Dinas Pendidikan Jatim, seperti dirilis kominfojatim (19/01/2017).

Ngalamers, pendidikan khusus yang dimaksud tak hanya menaungi anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk juga anak-anak dengan keberbakatan khusus. Untuk yang terakhir, Rahman mencontohkan SMAN Olahraga (Smanor) Sidoarjo.

“Selain bantuan dari pusat, kita tanggung seluruhnya gratis. Termasuk untuk yang ber-asrama, juga kita berikan biaya untuk kebutuhan hidup,” sambungnya.

Untuk itu, Dinas Pendidikan Jatim mengaku telah menyiapkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan Khusus (BOS PK) sebesar Rp 16,5 miliar untuk melayani anak-anak berkebutuhan khusus dan berbakat khusus. Ini adalah salah satu program pemprov Jatim untuk menjamin keadilan dan pemerataan akses pendidikan di wilayahnya.

Selanjutnya adalah Bantuan Khusus Siswa Miskin (BKSM). Dinas Pendidikan Jatim menganggarkan Rp 41 miliar untuk program ini Ngalamers. Sebanyak 52 ribu peserta didik (4,5 %, dari 1,1 juta siswa di Jatim) SMA/SMK se-Jatim menjadi target utamanya.

ini menjadi salah satu dari empat program prioritas Dinas Pendidikan Jatim yang menelan anggaran hingga Rp 566,9 miliar (76,29 %), dari total anggaran sebesar Rp 743,1 miliar.

Setiap siswa akan mendapat anggaran Rp 780 ribu per tahun (Rp 65 ribu/bulan) dengan nilai anggaran sebesar Rp 41 miliar setahun.

Sumber: kominfo.jatimprov

 sumber : http://halomalang.com/news/provinsi-inklusi-siswa-pendidikan-khusus-tidak-dikenakan-biaya

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *