Penemuan-Penemuan Ngalamers Tahun 2014

Penemuan-Penemuan Ngalamers Tahun 2014

Malang terkenal dengan julukan sebagai kota pendidikan dan kota wisata. Tak salah kalo banyak penemuan-penemuan yang terlahir di kota ini. berikut beberapa penemuan yang patut dibanggakan selama tahun 2014 ini.

1. Kwikku

Mungkin tak banyak yang mengenal Kwikku, jejaring sosial lokal kreasi Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika (TI) Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Maliki Malang. Namun acungan jempol patut diberikan kepada konten bercitarasa lokal ini Ngalamers.

Jejaring sosial karya :

  • Hamdi Musaad (Chief Executive Office)
  • Ifa Alif (Co-founder Business)
  • Catur Priyo Wibowo (Co-founder Desainer)
  • Agus Minarur Rahman (Co-founder Programmer)

Menyabet dua penghargaan sekaligus dalam ajang Cakrawala Award  kategori mahasiswa  Best Five dan Best of the Best Cakrawala Award. Beberapa fitur aplikasi ditawarkan oleh Kwikku.com diantaranya chatting, mall online, berbagi artikel dan keseruan unik lainnya

2. Application Game Therapy ADHD (AGTA).

Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, menciptakan aplikasi game khusus untuk anak autisme atau anak penderita attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi ini:

  • Hanas Subakti
  • Ika Kusumaning Putri
  • Dwi Hardyanto.

Aplikasi ini bertujuan mengembangkan permainan bagi lembaga atau sekolah untuk anak berkebutuhan khusus dan bisa digunakan langsung oleh anak berkebutuhan khusus. Hasilnya, anak berkebutuhan khusus lambat laun lebih fokus dan tingkat konsentrasi meningkat.

3. Smart Monitoring Manula (SMM)

 

Ibnu Wasis, Virgieovilia Averinzha dan Nanda Ainal Yakin, tiga orang mahasiswa Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (PTIIK UB) Malang, Jawa Timur, berhasil menciptakan alat pendeteksi manusia lanjut usia (manula) yang membutuhkan perlakukan khusus ketika ditinggal sendirian.

Aplikasi smartphone SMM dilengkapi fitur pendukung yang memudahkan pengguna agar segera mendapatkan pertolongan pertama ketika manula bersangkutan terjatuh, seperti fitur telepon UGD dan telepon tetangga yang diisikan dalam data nomor telepon rumah sakit dan tetangga terdekat.

4. UMM Messenger
Mahasiswa Malang menorehkan prestasi. Ali Usman, mahasiswa Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan aplikasi chatting seperti blackberry messenger, atau yahoo messenger yang diberi nama UMM Messenger.

Fungsi dan fiturnya dengan aplikasi chatting pada umumnya, tetapi, pengguna aplikasi ini terbatas bagi mahasiswa UMM saja, selain itu, aplikasi ini baru bisa dijalankan lewat smartphone yang berbasis android.

5. Stomoklis

 

Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang,  Alvin Leonardo, Merry Dewi Putri dan Ahmad Faris Adhnaufal. menciptakan Stop kontak yang bisa dikendalikan jarak jauh menggunakan smartphone dan dinamakan Stomoklis.

Penggunaan Stomoklis dirancang sedemikan rupa sehingga membantu pengguna untuk mengetahui alat elektronik mana yang masih menyala di dalam rumah. Dengan kemampuan kendali melalui Bluetooth, walau berada di luar rumah sekalipun – selama masih dalam jangkauan Bluetooth – pengguna dapat mematikan atau menghidupkan arus listrik stop kontak melalui smartphone.

6. Alat Pembuka Galon

 

Dua siswa SMPN 6 Malang berhasil menciptakan alat pembuka galon yang praktis dan aman, Ngalamers. Dua siswa tersebut bernama Bening Sasmita Adam dan Dimas Fahrizal Ramadhany.

Alat pembuka galon yang mereka ciptakan terinspirasi dari ayah mereka yang selalu kesulitan saat membuka galon air mineral.

7. Mata-Daun

 

Diciptakan oleh developer dari Universitas Ma Chung, applikasi ini dibuat untuk membantu sisi pertanian, maka dengan menggunakan aplikasi ini, para petani dapat menghitung jumlah pupuk yang dibutuhkan tanaman seperti padi dan kedelai hanya dengan memfoto daunnya.

Dengan aplikasi tersebut kamera gadget Android itu kemudian akan bisa mendeteksi warna-warna daun dan mengukur kadar klorofil dan nitrogen di daun tersebut.

8. Takon

 

Aplikasi Tanya Jawab ini diciptakan oleh Jimmy Kurniawan bersama kedua rekannya Andry Susanto dan Willyanto Wijaya.

Pada opsi Takon (opsi utama) terdapat daftar pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh semua pengguna yang diurutkan berdasarkan waktu posting serta topik yang dipilih saat pertama kali membuka aplikasi Takon. Misalnya topik tentang komputer, buku, otomotif, dan masih banyak lagi, yang bisa ditelusuri lebih lanjut melalui opsi Topik/Explore. Sebelum memilih topik yang diinginkan, pengguna bisa men-tap setiap topik untuk melihat pertanyaan apa saja yang telah ditanyakan dalam forum tersebut.

9. WikiNesia

 

Tiga mahasiswa Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (PTIIK-UB) membuat aplikasi “WikiNesia”. Mereka adalah Andriyanto (2011), Nadia Previani R. (2010) dan Arik Achmad (2010).

WikiNesia merupakan aplikasi mobile untuk berbagai device Android yang mengenalkan dan mengangkat  kebudayaan Indonesia. Aplikasi tersebut menampilkan berbagai informasi tentang Indonesia mulai dari sejarah, kuliner, kesenian, warisan tradisi dan wisata. Informasi dalam aplikasi dapat diakses dalam dua pilihan bahasa; Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Dengan demikian aplikasi dapat dimanfaatkan juga oleh masyarakat manca negara yang tidak memahami bahasa Indonesia.

10. KIT GAD65

Laboratorium BioSains Universitas Brawijaya (UB) Malang berhasil menciptakan alat pendeteksi dini atau diagnostic kit penyakit diabetes melitus (DM). Alat yang diberi nama KIT GAD65 adalah produk yang dikembangkan untuk mendeteksi diabetes melitus tipe 1 berbasis “reverse flow immunchromatography technique” untuk mendeteksi autoantibody GAD65.

11. Mobil Suryawangsa 2

Mobil karya siswa-siswa SMK Muhammadiyah 7 ini murni berbahan bakar matahari yang diserap langsung ke aki sekaligus disimpan. Dengan sistem penyimpanan energi matahari ini, mobil akan tetap bisa berjalan meskipun cuaca dalam kondisi mendung. Mobil berkapasitas dua penumpang tersebut juga memiliki pengintai untuk belokan kanan dan kiri sebagai pengganti spion. Kecepatan maksimum di jalan utama mencapai 70 kilometer per jam.

Dan awal bulan Desember 2014, SMK Muhammadiyah 7 membuat lagi ‘Suryawangsa 2’ mobil listrik generasi kedua yang mereka buat akan melakukan perjalanan ujicoba Jakarta – Malang. Mikrobus listrik ‘Suryawangsa 2’ akan dikendarai dari Jakarta ke Surabaya sebelum akhirnya pulang menuju Gondanglegi, di Malang. Dalam perjalanan, mobil ini akan singgah di beberapa sekolah Muhammadiyah guna memberi motivasi kepada pelajar lainnya.

sumber : http://halomalang.com/serba-serbi/penemuan-penemuan-ngalamers-tahun-2014

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *