Peduli Lingkungan, HGC Malang Gelar Merdeka Dari Sampah

Peduli Lingkungan, HGC Malang Gelar Merdeka Dari Sampah

Memperhatikan serta menjadi issue solver terhadap permasalahan lingkungan yang ada adalah salah satu tujuan sebagai komunitas peduli lingkungan Hilo Green Community Malang (HGC Malang) . HGC Malang bergerak dengan  aksi nyata bertemakan Merdeka Dari Sampah. HGC Malang mengadakan kampanye untuk kepedulian sosial ke sekolah-sekolah di Malang. Kampanye yang dilakukan pada Sabtu pagi 2016  ini mengangkat tiga permasalahan mengenai sampah yakni plastik, kertas dan makanan sisa.

Kampanye peduli lingkungan yang mengangkat permasalahan limbah makanan sisa (food waste) baru saja telah dilaksanakan di SMPN 2 Malang. Komunitas ini ingin menyadarkan masyarakat bahwa tidak hanya sampah dari plastik, kertas, dan limbah sisa rumah tangga tapi juga limbah dari sampah sisa-sisa makanan yang berdampak negatif bagi kita. Hal ini dikarenakan sisa-sisa makanan yang telah menjadi sampah ini mengandung zat metan yang mana zat ini berbahaya bagi manusia dan lingkungan yang dapat menimbulkan maslah global warming. HGC Malang mengajak adik-adik SMPN 2  Malang agar turut menggalakkan aksi peduli lingkungan khususnya pada limbah lingkungan khususnya menerapkan pada kehidupan diri sendiri. Karena 30-40% mkanan yang ada di dunia terbuang sia-sia (survei The Chicago Council on Global Affairs). Dan masih banyak orang yang kekurangan makanan.

Acara yang memberikan pengetahuan tentang sampah dan pembuatan kompos limbah sisa makanan diisi oleh Cordella Fidelia (Miss Earth Indonesia Water 2015) dan Zulfina Chusnataini (Duta Hilo Sulawesi Tenggara) selaku pemateri kampanye Merdeka Dari Sampah HGC Malang. Selain memberikan pengertian apa itu food waste, Cordella menerangkan dampak dan cara penanggulangan limbah sisa makanan kepada siswa-siswi SMPN 2 Malang. Ia menerangkan bahwa dampak limbah sisa makanan dapat menimbulkan polusi tanah, udara, air dan lingkungan. “Saya mengharapkan siswa-siswi disini dapat saling mengingatkan sesama untuk sama-sama menjaga kebersihan air, tanah, udara dan lingkungan dari sampah dan polusi yang kebanyakan diakibatkan oleh manusia”, ujarnya. Acara tersebut juga dilengkapi dengan tips-tips untuk mengurangi sampah makanan oleh Zulfina. Ada pun tips-tipsnya yakni mengambil porsi makan secukupnya, saling berbagi makanan (sharing) dan memanfaatkan limbah makanan (organik) sebagai bahan untuk membuat kompos.

Respon positif pun dilontarkan oleh guru pembimbing mengenai lingkungan, Zunif. “Ya sangat menyenangkan dan kegiatan positif yang perlu untuk dipupuk dan dikembangkan lagi. Saya sangat bangga dengan anda-anda dari Hilo Green Community, generasi muda yang punya kepedulian lingkungan sehingga salut sekali. Mudah-mudahan kerjasama kita membawa berkah”, ucapnya. Ia juga berharap kegiatan seperti ini diadakan setiap bulannya dan berkelanjutan.

Tak hanya dari pihak pembimbing dan guru saja yang menyambut baik kegiatan “Merdeka Dari Sampah yang diadakan oleh HGC Malang. Para siswa pun sangat antusias dengan aksi langsung dengan tujuan melestarikan lingkungan. Dwi, salah satu siswa SMP 2 N Malang yang mengukiti kegiatan menyampaikan tanggapan positifnya. “Hari ini senang sekali. Dapat manfaat dan pengetahuan cara mengolah makanan sisa (food waste)”.  Kita jadi tahu langkah-langkah untuk menanggulangi limbah sampah dari makanan sisa”, tuturnya. Kampanye “Merdeka Dari Sampah” ini diharapankan dapat menjadi pendorong untuk masyarakat semua khususnya generasi muda untuk dapat menjaga lingkungan dan mengurangi sampah disekitar kita. (andina)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *