Mereka-Mereka Para Selebtwit dan Selebgram di Malang

Mereka-Mereka Para Selebtwit dan Selebgram di Malang

Booming media sosial (medsos) saat ini memunculkan selebritis di sejumlah medsos, seperti Twitter maupun Instagram. Karena memiliki puluhan atau bahkan ratusan ribu follower, mereka ini kerap disebut selebtwit atau selebgram. Di Malang, ada sejumlah selebtwit dan selebgram. Siapa saja mereka?

Sejumlah anak muda di Malang pelan-pelan lahir sebagai selebtwit dan selebgram. Di jajaran selebtwit, ada nama pesepakbola Arema Cronous, Ahmad Bustomi dengan akun @Bustomi_19 yang memiliki 545 ribu follower; Efranda Stefanus VJ atau presenter nasional dengan akun @frandaaa yang memiliki 352 ribu follower; lalu Putri Siska Ayu Purnama, dengan akun @siskaputri dengan 48 ribu follower; hingga Fahrizal Tawakkal dengan akun @frzlt yang memiliki 27,5 ribu follower.

Di medsos Instagram, juga lahir sejumlah selebgram asal Malang. Mereka antara lain: Devina Aurel dengan akun @devinaurell yang memiliki 293 ribu follower; lalu Manuelo Keishan dengan akun @noel_kheishan yang memiliki 6.848 follower; hingga Kartika Nurmalia Sari dengan akun @kartikanurmaliasari dengan 6.364 follower.

”Dulunya awal-awal punya Twitter, kayak anak-anak lainnya sih. Ngetweet-ngetweet sampah gitu. Misalnya lagi dimana, lagi di acara apa, dan gitu-gitu deh. Tidak tahu tiba-tiba kok follower-nya menjadi banyak. Saya sih merasa bukan selebtwit,” kata Putri Siska Ayu Purnama ditemui Jawa Pos Radar Malang di butiknya, Le Goub, kawasan Sukarno-Hatta, Kamis (12/3) lalu.

Siska menuturkan, dia merasa follower-nya menjadi banyak setelah ulang tahun pertama butiknya pada 2010 lalu yang menghadirkan bintang tamu Mocca. ”Dari situ saya kan sering ngetwit tentang info acara, dari situ mulai banyak yang follow. Mungkin mereka butuh informasi,” kata dia.

Dari situ, perempuan asal Denpasar, 8 Juni 1990 lalu tersebut menjelaskan, dia mulai sering melakukan promosi-promosi tentang butiknya. Termasuk membuat kuis dengan menggandeng akun dengan follower banyak seperti @infomalang. ”Makin ke sini saya makin butuh privasi, makanya akhirnya kami kemudian membuat akun Twitter Le Goub,” jelas perempuan yang tengah siap-siap melanjutkan S2 di luar negeri tersebut.

Hampir sama dengan Siska, Fahrizal Tawakkal menambahkan, dia sendiri heran dengan makin banyaknya pengikutnya di dunia maya. ”Saya mulai ngetwit sejak 2009. Ya twit-twit gak jelas gitu. Guyon-guyon. Tahu-tahu nambah-nambah sendiri follower-nya,” papar pria yang saat ini menjadi desainer grafis di Jakarta tersebut.

Dengan nada bercanda, pria yang akrab disapa Cecep tersebut menyebutkan, dia sendiri juga heran kenapa banyak yang mengikuti kicauannya di Twitter. ”Ya, kan kadang iseng-iseng sembari mengisi waktu luang, aku heran kok banyak yang suka,” jelas pria asal Sulfat, Kota Malang itu.

Menjadi selebritis di Instagram juga bukan cita-cita Vito Cancerino selaku ayah Manuello Keishan. Awalnya, Vito kerap memarkir foto anaknya yang akrab disapa Noel itu di Instagram-nya. Hal itu sebagaimana ayah yang gemar memposting foto anaknya di medsos.

”Saya suka foto-fotoin. Iseng aja awalnya. Lho kok banyak yang suka. Akhirnya Instagram yang isi foto-foto saya lalu saya hapus dan saya ganti dengan foto Noel dan akun itu namanya menjadi @noel_kheishan,” ucap Vito.

Termasuk saat sesi foto pun, Vito menjelaskan, dia tak pernah memaksa Noel. Kadang konsep foto datang dari Noel sendiri. Tak hanya memotret menggunakan gadget, untuk mendapatkan hasil maksimal, Vito kerap membooking jasa studio foto profesional untuk memotret Noel. ”Misalnya saya ingin konsep seperti ini nih. Tapi Noel tidak suka, dia ingin konsep dia sendiri. Ya sudah tidak apa-apa,” jelas warga Kota Araya tersebut. (didikharianto/c1/lia)

 sumber : http://radarmalang.co.id/mereka-mereka-para-selebtwit-dan-selebgram-di-malang-12495.htm

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *