Mengintip Rumah Tangga di Era Digital

Mengintip Rumah Tangga di Era Digital

Mengintip Rumah Tangga di Era Digital – Dalam era modern seerti saat ini, keberadaan internet menjadi hal yang sangat penting. Mengusung kemudahan yang diberikan oleh internet, banyak orang ingin selalu bersanding dengan duniannya. Tak jarang sekarang ini banyak orang bekerja hanya didepan komputer saja, dengan aktifitas online mengakses internet.

Beberapa pekerjaan justru memungkinkan karyawannya untuk bekerja jarak jauh alias tidak perlu hadir di kantor selama pekerjaan bisa dituntaskan tepat waktu, hal ini penyelesaian dapat dilakukan dimanapaun tempatnya .

Untuk mengirim dokumen? Cukup gunakan e-mail. Berdiskusi dengan rekan kerja atau klien? Manfaatkan aplikasi pesan. Butuh meeting tetapi tidak bisa hadir di kantor? Bisa memilih video call. Cara bekerja karyawan di era digital seperti sekarang telah bergeser, melahirkan suatu gaya hidup baru: digital nomad. Gaya bekerja sekaligus melanglang buana bisa dilakukan secara bersamaan.

Dalam kehidupan seseorang ada sisi privasi dan publik, dimana keduannya ini akan melebur dengan berkembangnya era digital. Campur tangan teknologi yang terlalu mendalam memungkinkan seseorang menebas batas ranah kerja dan ranah domestik. Kedepannya rumah adalah sebuah kantor yang mewah, orang bekerja tanpa harus susah – susah bepergian dan terkena macet. Nantinnya, istilah work-at-home mom/dad pun muncul berkat sokongan perkembangan teknologi informasi yang semakin maju.

Untuk kaum perempuan, kehadiran seorang anak dalam rumah tangga akan menciptakan keterikatan terdendiri untuk lebih lama berada di rumah.. Separuh bisa jadi memilih berhenti total bekerja, tetapi mereka yang punya ambisi besar terus berkarya atau berbisnis online untuk mengakuisisi sebuah pekerjaan yang tidak begitu rumit. Dalam sekali rengkuh, dua tiga pulau terlampaui.

Suamipun bisa juga dalam hal mengurus anak nantinnya. Dengan tidak melalaikan sebuah pekerjaan, para ibu kini bisa menyalurkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk hal yang produktif dan disenangi tanpa perlu mengorbankan perkembangan diri mereka sendiri ataupun keluarga. Itu bisa terwujud dengan proses yang termanagemen dengan baik.

Teknologi digital digadang – gadaang telah mempengaruhi fungsi dalam rumah tangga, bukan berarti hal tersebut di anggap suatau yang negatif. Kita harus mampu dalam menggandengkan dua ranah di satu lokasi bisa jadi memicu kejenuhan lebih dini. Bila watu bekerja anda banyak dihabiskan dirumah, hal ini yang mungkin kejenuhan itu akan sering terjadi.

Selain itu, alasan banyak orang untuk bisa membagi waktu yang adil untuk keluarga dan pekerjaan, bisa memungkingkan perseteruan rumah tangan menjadi lebih dominan terjadi. Dalam hal ini, klien mengejar-ngejar penyelesaian pekerjaan kemudian dibarengi latar suara tangisan anak tentu saja jadi mimpi buruk yang mesti dipikirkan dan bagaimana penyelesainnya bagi mereka yang nantinnya bekerja di rumah sepanjang hari.

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *