Gaya Menata Rumah Nyaman ala Profesional di Malang

Gaya Menata Rumah Nyaman ala Profesional di Malang

Kalangan profesional dan pengusaha di Kota Malang punya gaya tersendiri dalam menata rumahnya. Mereka tidak pusing berkiblat pada style tertentu, namun desain modern tetap menjadi acuannya. Bagi mereka, rumah itu nyaman untuk bekerja, istirahat, sekaligus bercengkrama bersama keluarga. 

 

Sebagai seorang desainer, Lana Rosari memiliki konsep tersendiri dalam mendesain interior rumahnya di Puncak Dieng Blok MM-22, Kota Malang. Wanita lulusan Universitas Trisakti itu membuat nuansa interior rumahnya serbabunga. Mulai dari wallpaper, sarung bantal kursi, hingga hiasan lainnya yang dipasang di dindingnya.

”Saya memang menyukai yang berbau alam seperti flora ini. Makanya, rumah saya juga saya desain bunga,” terang Lana saat ditemui di rumahnya pada Selasa (24/6) lalu.

Art Director Kharisma Florist itu juga menjelaskan bahwa dengan desain bunga, rumah akan terasa lebih sejuk dan nyaman serta lebih indah jika dipandang mata. ”Kalau rumahnya nyaman, sejuk, dan indah, kan anak-anak dan suami jadi betah di rumah,” ujar istri Didi Yudhistira ini sambil tersenyum.

Memang jika masuk ke rumah Lana, nuansa bunganya sangat terasa. Seperti wallpaper bunga yang dipasang di sekitar ruang tamu, ruang makan, dan kamar tamu. Tak hanya itu, beberapa bunga hidup yang fresh dapat dilihat di ruang tamu seluas kira-kira 4×5 meter itu. Lana juga menyatakan bahwa ruang tamu adalah tempat yang paling favorit. Lebih-lebih pada saat kumpul bersama keluarga. ”Jadi, kalau pulang kerja, masih duduk di sini (di ruang tamu) ngobrol-ngobrol dengan suami,” imbuhnya.

Namun demikian, tidak semua dinding dalam rumahnya dipasang wallpaper. Ada beberapa dinding yang sengaja tidak dipasang wallpaper. ”Kalau semuanya dipasang wallpaper, nantinya cepat jenuh,” imbuhnya.

Selain wallpaper, yang menjadi perhatian Lana dalam mendesain adalah hiasan dinding. Dimana dia termasuk tipe wanita penyuka barang-barang unik dan antik tetapi berbau bunga. Misalnya, piring-piring kuno yang bergambar bunga di bagian tengahnya, atau benda-benda guci tua. Benda-benda ini ada yang dipasang di dindingnya ada juga yang dia letakkan sebagai hiasan biasa di sekitar kursi ruang tamu.

Seperti piring yang bermotifkan bunga dipasang di dindingnya. Modelnya beberapa piring dikumpulkan kemudian dipasang penyangga di belakangnya lalu ditempelkan di dindingnya. Praktis yang kelihatan bagian tengah piring yang ada gambar bunganya. ”Piring-piring itu semuanya unik dan kuno. Gambar bunganya saya sangat suka,” ujar dia.

Tetapi untuk ruang tidur sendiri, Lana justru tidak terlalu suka dengan berbagai pernak-pernik. Kamar tidur miliknya hanya dicat hijau dengan beberapa kombinasi putih. Sebab, dia lebih merasa nyaman kalau di kamarnya tidak memiliki banyak ornamen. ”Saya cat hijau saja, karena hijau itu memberi kesan fresh dan di situ terasa nyaman saat mau tidur,” jelas dia.

Desain rumah yang nyaman juga dimiliki keluarga (Alm) Johan Budhie Sava, pemilik Togamas, di kawasan Jalan Simpang Tambora 15, Kota Malang. Sejak sekitar enam tahun yang lalu, mereka pindah ke rumah tersebut. Rumah besar berukuran sekitar 20×40 meter tersebut juga difungsikan sebagai kantor dari perusahaan game iGame Community.

Maka tak heran, jika rumah tersebut seolah menjadi dua bagian. Satu bagian rumah utama, lalu dipisahkan oleh kolam ikan dan gazebo, terdapat kantor iGame Community. Di sana lah, puluhan pengembang game bekerja terus melakukan updating game. Yang menjadi menarik, ada kolam ikan dan gazebo yang menjadi penyekat rumah utama dan kantor itu.

rumah-lapsus”Semuanya yang desain papa (Alm Johan Budhie Sava). Nah, teman-teman pengembang game ini kan sering lelah ya, karena mereka harus terus berhadapan dengan monitor. Biasanya refreshing gitu cukup ke depan kantor sambil melihat tanaman hijau dan suara kecipak ikan dari kolam,” kata founder dan CEO iGame Community Bayu Dharmasaputra Sava yang juga merupakan anak pertama Johan Budhie Sava. (did/her/c1/lia)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *