Dinkes Gelar Lomba Balita Sehat

Dinkes Gelar Lomba Balita Sehat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52, melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah pada kesehatan secara pribadi maupun menyeluruh.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52, melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah pada kesehatan secara pribadi maupun menyeluruh. Salah satu rangkaian kegiatan yang di lakukan Dinkes adalah menggelar Lomba Balita Sehat Indonesia (LBSI), yang berlangsung di pendopo Agung Pemkab Malang.

 

Dimana lomba tersebut secara langsung dibuka oleh Ir Bahruddin selaku Asisten 1 Sekdakab Bidang Pemerintahan. Dalam acara tersebut, sekaligus melaunching seluruh kegiatan yang bakal dilakukan Dinkes, dalam memperingati HKN dengan berbagai macam lomba. Lomba yang bakal dilakukan oleh Dinkes diantaranya Olahraga, Bola Volly, futsal, tenis meja, LBSI, Paduan suara, lomba lukis anak sehat, parade buadaya program unggulan puskesmas dan baksos pengobatan gratis pada lima titik yang ada di wilayah malang selatan.

 

Sedangkan LBSI itu sendiri pesertanya merupakan hasil seleksi yang dilakukan pada tingkat kecamatan, diamana setiap kecamatan mengirimkan 2 balita yang telah menyisihkan pesaingnya di wilayahnya. Kemudian mereka dikirim Puskesmas untuk mengikuti lomba tingkat kabupaten, dengan harapan bisa menyisihkan utusan dari 33 kecamatan dan menjadi juaranya. Sehingga nantinya mereka dapat terus melenggang menjadi utusan kabupaten, untuk bertarung menyisihkan rivalnya dari 38 kota/kabupaten seJatim.

“Nantinya balita yang menang pada tingkat kabupaten ini, akan menjadi perwakilan ikut lomba pada tingkat propinsi,” kata Abdurahman, Kadinkes. Materi yang dilombakan pada anak-anak balita yang berumur nol sampai kurang dari 5 tahun, kesehatan gigi, fisik, kejiwaan.

 

Mereka akan diperiksa mulai dari kesehatan gigi secara langsung oleh dokter gigi, demikian juga dengan motorik/kejiwaan mereka akan dinilai oleh dokter umum dari Dinkes. 

Terkait kejiwaan atau motorik anak pada usia 2,5 sampai kurang dari 5 tahun, anak tersebut sudah bisa melakukan apa saja dan bagaimana keberanian anak tersebut.

 

Menyangkut kesehatan fisik dan gigi bagaimana orang tua dan Bina Keluarga Balita (BKB) baik itu Posyandu, orang tua maupun kader dalam memberikan makan sehat bergizi dan melakukan perawatan pada anak balita.

Karena pada usia tersebut merupkan masa keemasan untuk tumbuh kembangnya anak, sehingga harus diberikan makanan yang sehat dan banyak mengadung gizi serta protein. Agar nantinya anak tersebut menjadi anak yang cerdas dan sehat. Menurut, bupati, dalam pidatonya yang di bacakan oleh Asisten 1, bahwa masa balita itu merupakan masa pertumbuhan yang penting, maka harus diperhatikan dengan cermat dan benar soal pemberian makanan bergizi. Oleh karena itu Pemkab Malang sangat memperhatikan serta komitmen dalam urusan tumbuh kembang balita, karena mereka merupakan aset yang nantinya akan membangkitkan serta merubah perkembangan serta pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Malang.

 

Hal itu sangat berkaitan erat dengan tema yang diangkat dalam LBSI yaitu ”Anak Sehat Cerdas Investasi Keluarga Sehat”. Maka poin penting dalam lomba kali ini adalah ajang bertukar informasi serta ajang silatuhrahmi.

sumber : http://dinkes.malangkab.go.id/berita-432.html

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *