Asyiknya Membatik Dalam 6 Jam

Asyiknya Membatik Dalam 6 Jam

Workshop Batik Kemerdekaan –Batik Khas Lawang Ala LaGross- di Wisata Textile LaGross, Jl. Indrokilo, Lawang. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

Meski tak semudah yang dibayangkan, ternyata belajar membatik cukup mengasyikkan Ngalamers. Selain belajar mengasah otak kreatif, kita juga turut serta mengembangkan warisan budaya yang telah diakui UNESCO ini.

Setidaknya itulah yang disampaikan beberapa peserta Workshop Batik Kemerdekaan yang digelar Wisata Batik LaGross, Lawang, pada Sabtu (20/08/2016). “Asyik sekali, terutama nyanting-nya. Memang di situ seninya. Kelihatan rusak, tapi (setelah dicuci) ternyata malah bagus,” ujar Wiwin Ernawati, Guru IPA SMPN 3 Lawang kepada halomalang.

 

Diangin-anginkan setelah proses pencelupan. Dari sini warna batik memang belum tampak jelas. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

Ini adalah pengalaman pertama Wiwin mengikuti workshop batik. Wiwin adalah guru IPA yang diperbantukan di mata pelajaran keterampilan di sekolahnya, kriya kain. Ia datang bersama dua guru seni lain yang sudah pernah mengikuti workhsop. “Sementara gurunya dulu, nanti kalau ngajak muridnya, gurunya nggak bisa lak malu,” imbuh Wiwin tertawa.

“Di kurikulum 2013 ada kurikulum untuk tekstil yang diajarkan, untuk kelas 7. Anak-anak harus tahu, karena ini warisan budaya,” tegasnya.

 

Dina, siswa kelas 1 SMA Darussalam Lawang menunjukkan salah satu karya workshop. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

Menurutnya, kegiatan workhsop ini cukup menarik. Ada beberapa produsen batik di Malang, khususnya Lawang, namun baru di LaGross yang mengadakan workshop rutin dan mengundang partisipasi pihak sekolah.

Dina, siswa kelas 1 SMA Darussalam Lawang juga menyampaikan hal serupa. Meski agak kesulitan saat mencating, namun ia cukup puas dengan hasil setelah dicuci. Keseluruhan proses dari sketsa, hingga pencucuian adalah 6 jam.

 

Setelah pewarnaan adalah proses penghilangan malam pada kain (nglorot). Dari sini mulai terlihat hasilnya. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

“Awalnya adalah sketching, proses desain. Selanjutnya mencanting yakni membubuhkan malam ke kain. Selanjutnya pewarnaan menggunakan Naptol (untuk celup). Proses terakhir adalah nglorot, menghilangkan malam. Kemudian, dicuci sudah jadi,” terang Reza Fauzi, Marketing Wisata Batik LaGross.

Waktu 6 jam yang digunakan adalah untuk media kain 50×50 cm. Ukuran juga menentukan waktu pengerjaan. “Mencanting memang butuh ketelitian, ketelatenan,” imbuh Reza.

 

Nglorot termasuk pada mencuci sisa-sisa malam sampai bersih, butuh ketelatenan untuk hasil yang sempurna. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

Selama 2016, sudah 4 kali digelar kegiatan workhsop, tapi sebelumnya di tahun 2015 juga telah digelar beberapa kali. Rencananya akan rutin tiap bulan atau menyesuaikan jika ada permintaan pelatihan dari luar.

Pihak sekolah atau kelompok yang ingin mendapat pelatihan, bisa dijadwalkan khusus di luar kegiatan workshop rutin.

 

Peserta workshop tampak puas dengan hasil yang mereka kerjakan. Total proses memakan waktu selama 6 jam. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

“Ini wujud kepedulian kita terhadap batik Indonesia. Kita pengen banget di Lawang ada batik khas. Instruktur kami terus belajar, mengeksplor desain-desain baru, eksperimen warna,” ujarnya.

Nah, yang menjadi ciri Batik Lawang ala LaGross berada di pola-nya Ngalamers. Lebih ke pengembangan logo perusahaan sebagai dekorasi batik.

 

Wiwin Ernawati, Guru IPA SMPN 3 Lawang (dua dari kiri) cukup puas dengan karya batik pertamanya. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

“Alhamdulillah responnya cukup positif. Kita memang ngasih slot buat siswa, tapi pesertanya tidak terlalu banyak. Ada ibu-ibu dharma wanita juga. Di sini terbuka, karena kita juga masih sama-sama belajar,” pungkas Reza.

 

Peserta Workshop Batik Kemerdekaan –Batik Khas Lawang Ala LaGross- berfoto dengan karya yang mereka hasilkan. Sabtu, 20/08/2016 (Foto: W.Arief/Halomalang)

sumber : http://halomalang.com/news/asyiknya-membatik-dalam-6-jam

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *