Anak Berbakat, Orang Tua Juga Perlu Wawasan Multiple Intelligences

Anak Berbakat, Orang Tua Juga Perlu Wawasan Multiple Intelligences

Di pinggir sebuah tenda besar yang mulai lengang, Dinda tampak sibuk menyelesaikan beberapa blok tersisa di selembar kertas bergambar potret keluarga kecil. Waktu kurang 5 menit, goresan crayon ia percepat. Sang ibu memintanya tenang.

Dinda, siswa B TK Pembina ini tengah mengikuti lomba mewarna bertajuk ‘Open House TKK Sang Timur 2016 with Cabertis Kids‘ di TKK Sang Timur, Jl. Bandung, Sabtu (17/09/2016).

Dinda tak sendirian, ada sekitar 200 peserta lain dari TK di wilayah Malang seperti Klojen, Blimbing, Sukun, Lowokwaru, hingga Karangbesuki.

Serius. Dinda (depan) tampak menyelesaikan lembaran mewarnanya. Penyaluran bakat,seperti kegiatan menggambar dan mewarna  sangat dibutuhkan untuk melatih kreativitas anak. Sabtu, 17/09/2016. (Foto: W. Arief/Halomalang)

Tak hanya lomba mewarna Ngalamers, Open House pertama ini juga menghadirkan pakar Neurosains dalam seminar parenting yang diikuti wali siswa. Sri Astuti (Psikolog, RSJ. dr. Radjiman Lawang), Husamah M.PD (Neurosains, UMM).

“Seminar ini membahas tentang aktivasi otak kanan, otak kiri, dan otak tengah. Wali murid diberi wawasan multiple intelligences agar mereka tidak hanya menganggap anak pandai itu hanya satu bidang saja (kognitif), termasuk potensi anak secar holistik dan integral,” terang Suster Jeanne Marie, Kepala Sekolah TKK Sang Timur.

Edukasi ini juga memiliki tujuan agar anak-anak didik terutama dari keluarga miskin dan terlantar ikut mengenyam pendidikan yang utuh di TKK Sang Timur. Saat ini ada 90 siswa yang dididik di TKK Sang Timur. Pihak pengelola juga menyediakan asrama bagi siswa yang orang tuanya kesulitan dalam hal pengawasan putra-putrinya Ngalamers. Di Yayasan Sang Timur juga terdapat sekolah untuk tingkat SD dan SMP, semuanya berada dalam satu kompleks.

Open House pertama ini juga menghadirkan pakar Neurosains dalam seminar parenting yang diikuti wali siswa. Sabtu, 17/09/2016. (Foto: W. Arief/Halomalang)

Open House pertama ini digelar PT. Balatif Divisi Herbal bekerjasama dengan TKK Sang Timur. Menurut Edi Sulistiono, Head of Marcomm PT Balatif, event ini merupakan babak awal dari rangkaian acara Cabertis Kids Goes To Shool 2016 yang dilakukan secara marathon di wilayah Malang dan Jawa Timur.

“Ini adalah kelanjutan dari event Festival Keluarga Ceria PT. Balatif Herbal yang sebelumnya digelar di 5 Kecamatan di Kota Malang, juga melibatkan ibu-ibu PKK dan anak se-Malang Raya. Abah Anton juga mengapresiasi positif,” ujar Edi.

Ngalamers, di event ini sekaligus diperkenalkan produk herbal  PT Balatif untuk anak.

Dari kanan, Kepala Sekolah TKK Sang Timur, Router, dan Marcomm PT. Balatif. Sabtu, 17/09/2016. (Foto: W. Arief/Halomalang)

“Dimulainya Roadshow cabertis kids goes to school ini akan menumbuhkan semangat untuk terus optimistis menatap cita-cita yang tinggi. Semuanya berawal dari hidup sehat, asupan gizi cukup, dan jika perlu mengkonsumsi multivitamin anak yang aman dan berasal dari herbal,” pungkasnya.

Pihak pelaksana perlombaan, berharap TKK Sang Timur selalu berusaha menyediakan pendidikan yang senantiasa sesuai dengan perkembangan zaman. “Tak hanya dalam aspek akademis, tapi juga penyaluran bakat dan kemampuan siswa seperti lomba mewarna pada hari ini. Dari lomba ini, akan lebih mengenalkan sekolah ke lingkungan sekitar,” kata Sony Zainuri dari Router, mitra kerja PT. Balatif yang ditunjuk sebagai pelaksana.

sumber : http://halomalang.com/news/anak-berbakat-orang-tua-juga-perlu-wawasan-multiple-intelligences

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *