5 Sekolah Raih Adiwiyata Nasional

5 Sekolah Raih Adiwiyata Nasional

Malang, Memorandum – Lima sekolah negeri di Kabupaten Malang menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Nasional 2016,suatu penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang memiliki program dan kepedulian kepada lingkungan.

Penghargaan tersebut akan diserahkan langsung secara simbolik oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,  Siti Nurbaya kepada lima lembaga sekolah dari 14 sekolah yang diajukan Pemkab Malang pada  13 Desember 2016 di  Gedung Manggala Wanabakti,  Jakarta.

Kelima sekolah yang meraih predikat Adiwiyata itu antara lain, SMPN 1 Wajak, SMPN 1 Sumberpucung, SMPN 2 Kepanjen, SMAN 1 Kepanjen, dan SMKN 1 Singosari.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang,  Tridiyah Maestuti, ketika ditemui di kantornya Rabu (7/12),mengatakan, hal ini merupakan bentuk upaya yang dilakukan oleh beberapa sekolah, untuk mendapatkan predikat sekolah Adiwiyata.

Lebih lanjut, Ibu yang mengenakan hijab ini memjelaskan,   “Saat itu kami mengajukan 14 sekolah,  namun yang berhasil hanya 5 sekolah.”

Untuk bisa mencapai predikat Sekolah Adiwiyata Nasioal, paling tidak sekolah harus berjuang selama tiga tahun. Karena tahap awal adalah menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten, Provinsi, baru selkanjutnya menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab Malang menyatakan bahwa meski penghargaan ini sangat membanggakan, tapi beliau juga menginggatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan.

“ Yang penting adalah bagaimana menanamkan karakter sadar dan peduli terhadap lingkungan terhadap anak didik, hal ini harus ditanamkan sejak dini. Karena masalah kepedulian terhadap lingkungan hidup adalah masalah perilaku dan gaya hidup,” papar Tridiyah.

Untuk itu setiap sekolah yang meraih predikat Adiwiyata Nasional ,mereka harus berbudaya lingkungan hidup, bahkan  dalam lembaga tersebut sudah melakukan pengelolaan sampah berbasis 3R ( reduce, reuse dan recriclye ). Selain itu didalam kantin juga  harus terbebas dari 5 P (pewarna, pengawet, perasa, pengenyal, pemanis).

Bagi sekolah yang sudah menyandang  predikat Sekolah Adiwiyata, memiliki beban berat untuk menuju Adiwiyata Mandiri. Mereka juga harus memiliki inovasi, demi keberlangsungan serta kenyamanan kegiatan belajar mengajar. Karena dalam lingkungan sekolah tersebut, telah ada hutan sekolah, taman serta lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kedepan mereka harus bisa menghasilkan 5 sampai 10 lembaga yang berpredikat Adiwiyata, jadi harus bisa melakukan pendampingan ke sekolah lain yang belum mendapat predikat Sekolah Adiwiyata,” pungkas Tridiyah Maestuti.(cr-5)

sumber : https://www.skhmemorandum.com/daerah/malang/item/8338-5-sekolah-raih-adiwiyata-nasional

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *